Kampung Daleman Dulu Hunian Elit Betawi

- Minggu, 24 April 2022 | 08:14 WIB
Lokasi Daleman di Kota Inten sebelah timur, adalah rumah (dalam photo) yang paling selatan dan berseberangan dengan Roa Malaka. Di belakang bangunan pada foto di atas banyak hunian. (Cabe)
Lokasi Daleman di Kota Inten sebelah timur, adalah rumah (dalam photo) yang paling selatan dan berseberangan dengan Roa Malaka. Di belakang bangunan pada foto di atas banyak hunian. (Cabe)

HALLO JAKARTA - Lokasi Daleman di Kota Inten sebelah timur, adalah rumah (dalam photo) yang paling selatan dan berseberangan dengan Roa Malaka. Di belakang bangunan pada foto di atas banyak hunian.

Pembangunan Kota Inten 1521-1540.
Makanya saya heran kalau pakar-pakar nan jenaka katakan pada tahun 1527 Jakarta, yang kata mereka dikuasai Portugis, direbut Pate Hila, sedangkan Pate Hila berada di Jawa, menurut Ferdinand Mendez Pinto dalam Adventures, baru tahun 1539 dan di mari tahun 1540. Sejak tahun 1540 juga tak ada khobar tentang yang bersangkutan. Versi Babad Cirebon pak Pate kembali dari Jakarta sakit kemudian wafat. Umumnya babad cuma narasi tanpa time line.

Sumber sahih tentang Portugis di Jakarta sebagai power system adalah perjanjian investasi pelabuhan Kalapa yang ditanda-tangani Jakarta dan Portugis 23 Agustus 1521. Pihak kerajaan Sunda sebagai avalis. Dongeng kalau dikata Portugis jajah Jakarta. Dan kata orang-orang itu lagi Portugis merebut Jakarta dari tangan sebuah kesultanan. Dan kalau diteliti dari time line, kesultanan yang mereka maksud itu belum ada pada saat "Jakarta"nya direbut Portugis pada saat Musrenbang DKI Jakarta belum lama ini, selaku pembicara saya minta agar sejarah Jakarta, termasuk HUT DKI, direkonstruksi karena penuh sesak dengan hoax.

Nama-nama kampung yang lain sekitar Sunda Kalapa: Yapat Embrat, Bacere, Tongkol, Siongka, Bérok, Asem, Blandongan, Jangis, Tambora, Krendang, Tana Pasir, Gedong Panjang, Jembatan Tiga, Jembatan Lima, Jembatan Batu., Bandengan, Glodok, Tana Mera, Kebon Pisang, Ancol Kiji, Béos, Rébo, Pengasinan.

Dari toponim tersebut di atas jelas ini kreativitas penduduk asli. Native memberi nama hunian dia dan/atau yang di sekitarnya. Nama kenegerian biasanya dari pendatang atau pelayar. Yang unik adalah Jangis, tempat ini sejak semula pasar hingga sekarang karena tempatnya yang strategis di utara Jembatan Lima. Tangke logat Betawi untuk tangkai. Toponim ini sekarang disebut Tangki. Ancol Kiji dari Jl Lodan sampai Alexis. Alexis sampai batas Priuk itu Ancol Temiang. Pengasinan di Muara Angke, itu pentas seni tari Betawi. Bintangnya di abad XVI M Rantisem.

Daleman memang kampung elit. Di sini berdiam Ki Alang pada XVI/XVII, ia pengarang yang menulis Hikayat Tumenggung Al Wazir. Bukunya pernah diterbitkan Balai Pustaka.
Tamu-tamu kesultanan-kedustanan Melayu bermalam di Daleman.

Paradigma elit di Betawi berilmu, termasuk ilmu agama. Orang-orang kaya berdiam dalam rumah yang bersifat privat. (Rideam Saidi)

Editor: A Toha Almansur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tahun 1540 Yahudi Serbu Pasuruan

Kamis, 7 Juli 2022 | 08:34 WIB

Pyramid, Kamang dan Tiwaniku Masamba

Rabu, 6 Juli 2022 | 06:27 WIB

Orang-orang Portugis di Jakarta

Selasa, 5 Juli 2022 | 06:16 WIB

Kapan Indonesia Bersenjata Api?

Senin, 4 Juli 2022 | 06:52 WIB

Dari Mana Penulisan Sejarah Dimulai

Sabtu, 2 Juli 2022 | 09:45 WIB

Golok Emas Wa Item

Selasa, 28 Juni 2022 | 06:36 WIB

Unur Jiwa, Makam Tuanku Raman

Senin, 27 Juni 2022 | 06:53 WIB

Peta Jakarta 1618, Kyai Arya Patih Majakatera

Minggu, 26 Juni 2022 | 06:46 WIB

Jin Buang Anak dan Tradisi Tutur Betawi

Jumat, 24 Juni 2022 | 08:10 WIB

Sunat Cara Egypt saja Berubah, Pun Kekuasaan

Selasa, 21 Juni 2022 | 06:19 WIB

Big Mouth Elite dan Narasi Sejarah

Senin, 20 Juni 2022 | 07:28 WIB

Syekh Siti Jenar (?)

Minggu, 19 Juni 2022 | 06:47 WIB

Kuat Tuntutan Kembali ke UUD 45, Now

Jumat, 17 Juni 2022 | 08:24 WIB
X