Big Mouth Elite dan Narasi Sejarah

- Senin, 20 Juni 2022 | 07:28 WIB
Ilustrasi/ big mouth dalam narasi dan pelajaran sejarah terlihat dalam banyak klaim yang tidak lagis (Cabe)
Ilustrasi/ big mouth dalam narasi dan pelajaran sejarah terlihat dalam banyak klaim yang tidak lagis (Cabe)

HALLO JAKARTA - Dalam bahasa Betawi big mouth disebut gedé bacot. Omongan tak cocok dengan realita. Sehari-hari, terutama dalam dunia politik, hal ini banyak kita jumpai.

Transformasi big mouth malah di sekolah melalui pelajaran sejarah yang kontenmya ditulis lebih banyak berdasarkan khayal.

Buku "sejarah" pertama diterbitkan Belanda tahun 1894 Hikayat Tanah Hindia. Buku ini ditulis berbasis bual.

Kemudian di abad XX didatangkan kepala library Paris George Codees. Prasasti Kedukan Bukit tentang weltaanschuwung kaum Saba di-klaim sebagai "bukti" adanya sebuah kerajaan.

Belanda kemudian telorkan seorang yang disebutnya "maha sejarawan" Prof DR RM Ng Purbotjaroko. Pak Maha klaim ada kerajaan Tarumanagara nun di abad IV M. Pak Maha gunakan dua alat bukti: prasasti Campea dan Batu Tumbuh. Dua prasasti itu dibuat migran Khmer medio XIII M dengan aksara Venggi bahasa Khmer Hind.

Kebobongan ini lanjut sampai kini. Tanpa disadari hal ini turut menyumbang pembentukan behaviour Gedé Bacot. Proyek apa pun yang didahulukan gembar gembor reklame yang ujung-ujungnya mangkrak.

Apakah ini sifat dasar orang Indonesia? Bukan. Nama-nama perikakas kelamin tidak ada yang asli Indonesia, semua bahasa serapan.(Ridwan Saidi/Cabe).***

Editor: A Toha Almansur

Sumber: Catatan Babe

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tahun 1540 Yahudi Serbu Pasuruan

Kamis, 7 Juli 2022 | 08:34 WIB

Pyramid, Kamang dan Tiwaniku Masamba

Rabu, 6 Juli 2022 | 06:27 WIB

Orang-orang Portugis di Jakarta

Selasa, 5 Juli 2022 | 06:16 WIB

Kapan Indonesia Bersenjata Api?

Senin, 4 Juli 2022 | 06:52 WIB

Dari Mana Penulisan Sejarah Dimulai

Sabtu, 2 Juli 2022 | 09:45 WIB

Golok Emas Wa Item

Selasa, 28 Juni 2022 | 06:36 WIB

Unur Jiwa, Makam Tuanku Raman

Senin, 27 Juni 2022 | 06:53 WIB

Peta Jakarta 1618, Kyai Arya Patih Majakatera

Minggu, 26 Juni 2022 | 06:46 WIB

Jin Buang Anak dan Tradisi Tutur Betawi

Jumat, 24 Juni 2022 | 08:10 WIB

Sunat Cara Egypt saja Berubah, Pun Kekuasaan

Selasa, 21 Juni 2022 | 06:19 WIB

Big Mouth Elite dan Narasi Sejarah

Senin, 20 Juni 2022 | 07:28 WIB

Syekh Siti Jenar (?)

Minggu, 19 Juni 2022 | 06:47 WIB

Kuat Tuntutan Kembali ke UUD 45, Now

Jumat, 17 Juni 2022 | 08:24 WIB
X