Dr Ulla Nuchrawaty Pimpin Diskusi dan Tanya Jawab Dalam Rakernas IKAL Lemhannas

- Minggu, 22 Januari 2023 | 05:57 WIB
DR dr Ulla Nuchrawaty (kedua dari kanan) saat memimpin sesi diskusi dan tanya jawab dalam Rakernas IKAL Lemhannas. (Rizki Irwansyah)
DR dr Ulla Nuchrawaty (kedua dari kanan) saat memimpin sesi diskusi dan tanya jawab dalam Rakernas IKAL Lemhannas. (Rizki Irwansyah)

HALLO JAKARTA - DR dr Ulla Nuchrawaty memimpin diskusi dan tanya jawab tentang "Masalah Aktual Kebangsaan dan Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) Lemhannas Ke Depan".

Acara diskusi dan tanya jawab merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan Rapat Kerja Nasional III (Rakernas III) IKAL Lemhannas pada Sabtu (21/1) di Gedung Lemhanas Jakarta Pusat.

Panelis diskusi dan tanya jawab diisi oleh para pemimpin IKAL Lemhannas, yakni Ketua Umum, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Wakil Ketua Umum I, Dr Ir Mustafa Abubakar, MSi, Wakil Ketua Umum II, Komjen Pol (P) Drs Togar M Sianipar, MSi, Sekretaris Jenderal, Marsdya TNI (Purn) Daryatmo, SIP dan Bendahara Umum, Dadan Irawan Sarpingi, BA, MIBA.

Dalam pembukaan seri diskusi dan tanya jawab Dr Ulla Nuchrawaty menyatakan bahwa seorang negarawan tidak ada kata lelah untuk terus berbicara dan berbuat untuk bangsa dan negara ini untuk terus maju.

"Kalau kita negarawan tidak ada kata capai untuk bicara dan terus berbuat untuk negara ini. Siapa kita? Indonesia," tegas Dr Ulla Nuchrawaty.

Dijelaskan Dr Ulla Nuchrawaty, seri diskusi dan tanya jawab ini merupakan rangkaian yang penting untuk bagaimana IKAL Lemhannas dapat menjawab masalah kebangsaan dan apa yang harus dilakukan oleh organisasi ini.

Ketika menyampaikan pandangannya secara singkat Ketua Umum IKAL Lemhannas, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar mengatakan, bahwa ia selalu mempunyai satu keyakinan yang harus dijadikan pedoman bersama bahwa tidak ada pemimpin di Republik ini yang menginginkan masyarakatnya sengsara.

Menurutnya, yang ada hanya berbeda seni dan cara dalam menyelesaikan masalah. Lebih lanjut Jend TNI (Purn) Agum Gumelar menegaskan, dalam posisi itulah IKAL Lemhannas memberikan seni atau cara kepada pemimpin di Republik ini untuk memberikan sumbangsih pemikiran yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Kita harus yakin bahwa di Republik ini tidak ada presiden yang menginginkan masyarakatnya sengsara. Yang ada hanya cara atau seni menyelesaikannya. Berawal dari sana, IKAL Lemhannas harus berperan untuk memberikan masukan kepada Pemerintah Pusat untuk menberikan seni dalam menyelesaikan masalah tersebut," jelas Ketua Umum IKAL Lemhannas dalam seri diskusi dan tanya jawab.

Pandangan lain disampaikan oleh Wakil Ketua Umum I Dr Ir Mustafa Abubakar, MSi. Dirinya berpendapat, perlu ada kebersamaan, keberlanjutan, dan konsistensi untuk sebuah pencapaian. IKAL Lemhanas harus mampu mengimplementasikan tema tema yang sudah pernah diusung dalam even-even sebelumnya.

Halaman:

Editor: Achmad Marzoeki

Sumber: Reportase Rizki Irwansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X