Menpora Zainudin Amali Membuka Piala Presiden 2022, Pesertanya 606 Atlet Muda dari 121 Kabupaten/Kota

- Senin, 1 Agustus 2022 | 21:54 WIB
Menpora Zainudin Amali (kanan) dan Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna memegang Piala Presiden 2022. (Twitter @INABadminton)
Menpora Zainudin Amali (kanan) dan Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna memegang Piala Presiden 2022. (Twitter @INABadminton)

HALLO JAKARTA - Kejuaraan bulu tangkis memperebutkan Piala Presiden 2022 resmi digelar dan dibuka Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Zainudin Amali pada Senin, 1 Agustus 2022.

Pembukaan Piala Presiden 2022 dilakukan Menpora Zainudin Amali langsung di lokasi pertandingan, GOR Nanggala Cijantung, Jalan RA Fadilah, Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Kota Administrasi Jakarta Timur.

Dalam sambutan pembukaannya, Menpora Zainudin Amali menyampaikan salam hangat dari Presiden Jokowi kepada seluruh peserta kejuaraan bulu tangkis Piala Presiden 2022.

"Mudah-mudahan dari kegiatan ini dapat terjaring talenta-talenta dari berbagai provinsi yang untuk mengisi tim nasional bulu tangkis Indonesia, baik putra maupun putri," harap Menpora Zainudin Amali dalam sambutannya.

Menurut Menpora Zainudin Amali hal itu menjadi harapan bangsa Indonesia, agar pada saat peringatan 100 tahun Indonesia merdeka, tahun 2045 nanti, atau tepatnya pada penyelenggaraan Olimpiade 2044, Indonesia ada di peringkat lima dunia.

"Dan bulu tangkis akan menjadi andalan utama untuk mewujudkan mimpi itu," sambung Menpora Zainudin Amali.

Dari informasi yang disampaikan Humas PP PBSI melalui akun Twitter @INABadminton, kejuaraan bulu tangkis Piala Presiden 2022 diikuti 606 atlet muda dari 121 kabupaten/kota di 30 provinsi seluruh Indonesia.

Sebagian peserta kejuaraan bulu tangkis Piala Presiden 2022 sedang mengikuti upacara pembukaan. (Twitter @INABadminton)

Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang sudah memberikan izin bulu tangkis menggelar Piala Presiden untuk pertama kalinya.

"Bulu tangkis telah menjadi bagian penting dalam hidup kita, telah menjadi budaya kita. Olah raga yang prestasinya membanggakan tetapi dalam 71 tahun sejarah bulu tangkis Indonesia kita belum pernah menyelenggarakan satu kejuaraan yang menjadi pengakuan eksistensi secara nasional," kata Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna.

Halaman:

Editor: Achmad Marzoeki

Sumber: Twitter @INABadminton

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X