Masyarakat Cipeuteuy Sukabumi Apresiasi Peran KBPII dalam Pendampingan Redistribusi Tanah untuk Warga

- Kamis, 29 September 2022 | 19:59 WIB
Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Sukabumi membahas Redistribusi Tanah melalui TORA di Balai Desa Cipeuteuy Kabupaten Sukabumi. hadir Direktur Landreform BPN Pusat Sudaryanto, Sekjen KBPII Asep Effendi dan para pihak terkait  (Ist)
Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Sukabumi membahas Redistribusi Tanah melalui TORA di Balai Desa Cipeuteuy Kabupaten Sukabumi. hadir Direktur Landreform BPN Pusat Sudaryanto, Sekjen KBPII Asep Effendi dan para pihak terkait (Ist)

HALLO JAKARTA - Proses pelaksanaan redistribusi tanah melalui program TORA (Tanah Obyek Reforma Agraria) di Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan,. Kabupaten Sukabumi sudah hampir tuntas.

Masyarakat Desa Cipeuteuy memberikan apresiasi kepada Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KBPII) yang telah mendampingi warga dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang sudah mendengar aspirasi warga dalam program TORA

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Desa Cipeuteuy Tirta Jaya dalam Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Sukabumi, di Balai Desa Cipeuteuy, Kabandungan, Sukabumi, Kamis ( 29/9/2022).

"Kami sampaikan terimakasih kepada KBPII dan BPN Pusat yang senantiasa mendampingi petani Cipeteuy untuk mendapatkan hak tanah yang akan memberikan ketenangan para petani terhadap lahan yang telah mereka garap bertahun-tahun," ujar Tirta Jaya.

Sementara itu Direktur Landreform BPN Pusat Sudaryanto SH., MM meminta warga petani agar tetap solid dan kompak untuk bersama-sama mensukseskan program TORA di Desa Cipeuteuy, Kabupaten Sukabumi.

Program TORA adalah program pemberian tanah yang dikuasai oleh negara untuk diredistribusi atau dilegalisasi kepada masyarakat (subyek TORA) yang memenuhi syarat tertentu.

KBPII sejak awal tahun 2021 mendampingi proses redistribusi tanah warga Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

Sekitar 15I Hektare tanah yang selama ini ditempati dan oleh warga dan menjadi lahan garap diproses secara legal agar menjadi milik warga melalui proses di Badan Pertanahan Nasional.

Sekjen KBPII Asep Effendi mengatakan program pendampingan yang dilakukan KBPII merupakan program sosial sebagai percontohan dan diharapkan bisa dilaksanakan di kawasan lain.

"Kita ingin berpartisipasi agar masyarakat mendapatkan hak tanah sesuai program yang dicanangkan oleh pemerintah. Apalagi soal tanah adalah masalah yang sangat penting bagi masyarakat," ujarnya.

Halaman:

Editor: A Toha Almansur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gol Bunuh Diri

Minggu, 27 November 2022 | 06:03 WIB

Korban Meninggal Gempa Cianjur Terus Bertambah

Selasa, 22 November 2022 | 06:42 WIB
X