Ketok Palu RAPBD Tahun 2022 Senilai Rp 82,47 Triliun

- Jumat, 26 November 2021 | 05:59 WIB
Rapar penentuan RAPBD DKI Jakarta (beritajakarta)
Rapar penentuan RAPBD DKI Jakarta (beritajakarta)

HALLOJAKARTA. Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta disepakati senilai Rp 82,47 Triliun.  Menurut Ketua DPRD DKI angka tersebut mengalami penyesuaian.

"Berdasarkan hasil pembahasan komisi-komisi bersama eksekutif Badan Anggaran dan eksekutif bahwa Rancangan APBD DKI 2022 Rp 82,47 triliun dapat disetujui," ujar Prasetio Edi Marsudi, Ketua DPRD DKI Jakarta, Rabu (24/11) malam.

Menurut Prasetyo ada banyak faktor tentang penyesuaian. Salah satunya menunda menunda izin pemberian pinjaman daerah untuk PT Jakpro pada kegiatan pembangunan ITF Sunter sebesar Rp 2,8 triliun.

Ia menambahkan ada kesepakatan penetapan pagu anggaran yang akan masuk RAPBD DKI 2022, antara lain Belanja Bantuan Keuangan Rp 479,75 miliar, Belanja Tidak Terduga (BTT) Rp 2,83 triliun, dan Sisa Lebih Penghitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya Rp 4, 8 triliun.

Selain itu Penyertaan Modal Daerah (PMD) tahun 2022 diberikan sebesar Rp 5,53 triliun untuk empat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni kepada PT MRT Jakarta Rp 4,71 triliun, PDAM Jaya Rp 322,57 miliar, Perumda Sarana Jaya (Program DP Nol Rupiah) Rp 250 miliar, dan PD PAL Jaya Rp200 miliar.

Sebelumnya lima komisi di DPRD Provinsi DKI Jakarta telah menyampaikan catatan-catatan hasil rancangan rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Provinsi DKI Jakarta tahun anggaran 2022.

Sementara itu Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono mengatakan, dalam salah satu butir rekomendasi adalah penyediaan sarana dan prasarana  untuk difabel di setiap gedung kantor pemerintah.

"Kami menyepakati jika di setiap kantor pemerintah menyediakan sarana prasarana untuk disabilitas sehingga tidak menimbulkan rasa apatis masyarakat untuk mengikuti kegiatan reses musrenbang tersebut," katanya.

Komisi B DPRD merekomendasikan Pemprov DKI agar meningkatkan kegiatan perekonomian di Kepulauan Seribu. "Karena di Kepulauan Seribu menjadi tulang punggung perekonomian untuk Pemprov DKI," kata Abdul Azis, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta.

Halaman:

Editor: Nurul Huda

Tags

Terkini

Empat Kios di Kalimalang Jakarta Timur Terbakar

Minggu, 28 November 2021 | 11:05 WIB

Waspada Hujan disertai Petir Sore Hari

Minggu, 28 November 2021 | 06:11 WIB

Ketok Palu RAPBD Tahun 2022 Senilai Rp 82,47 Triliun

Jumat, 26 November 2021 | 05:59 WIB
X