Sulaeman Oboy, Ketua LMK Jatipadang yang dijuluki Sarjana Ahli GiriK

- Senin, 31 Januari 2022 | 13:40 WIB
Sulaeman Oboy Ketua LMK Kelurahan Jatipadang Kecamatan Pasar Minggu (Toha)
Sulaeman Oboy Ketua LMK Kelurahan Jatipadang Kecamatan Pasar Minggu (Toha)

HALLO JAKARTA - Meski bukan tamatan IAIN/UIN, Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Jatipadang, Sulaeman, dijuluki rekan-rekannya SAg. SAg di sini bukan berarti sarjana ahli agama, tapi sarjana ahli girik.

Maklum sejak lama memang Sulaeman berkecimpung dalam masalah tanah. Baik ketika 7 tahun menjadi ketua RT 9/RW 2 dan sekretaris PTSL Kelurahan Jatipadang.

Itulah sebabnya ketika terpilih menjadi anggota LMK dan akhirnya menjadi Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Jatipadang tahun 2022 ini, Sulaeman bertekad mendorong pelayanan pemerintah di bidang pertanahan.

Sekretaris Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Kelurahan Jatipadang, Kecamatan Pasar Minggu ini melihat masalah warga yang paling penting adalah sertifikasi tanah.

"Banyak warga di kawasan Jatipadang, bahkan di kecamatan Pasar Minggu yang belum memiliki legalitas tanah yang ditinggalinya," ujar Sulaeman kepada Hallojakarta, baru baru ini.

Pengalaman menjadi ketua RT 9/RW 2 Kelurahan Jatipadang selama tujuh tahun atau dua periode, memberi pelajaran berharga.
"Saya melihat salah satu hambatan dalam proses pendaftaran tanah adalah soal riwayat tanah. Apalagi di Jakarta banyak ketua RT dan RW berasal dari perantau sehingga tidak mengetahui sejarah dan riwayat tanah yang ditinggali warganya."

"Akibatnya banyak warga yang tanahnya sampai sekarang masih berstatus girik atau verponding. Dengan status tersebut mereka tidak bisa menjadikan aset tersebut sebagai jaminan bank dan kegunaan lainnya," ujar pria kelahiran Cilandak Timur 1982 yang akrab dipanggil Oboy.

Dengan modal pengetahuan tentang masalah tanah ini oboy ingin membantu menyelesaikan legalitas tanah masyarakat.

Sulaeman bertekad ke depan bisa memimpin forum LMK di tingkat Kecamatan Pasar Minggu. Dengan begitu ia bisa membantu masyarakat dengan cakupan yang lebih luas.

Sulaeman menyatakan LMK merupakan lembaga yang penting di tingkat kelurahan. LMK sebagai wadah untuk menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat ibarat DPR nya pemerintah kelurahan.

Halaman:

Editor: A Toha Almansur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jaringan Ulama Revolusi

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 06:38 WIB

Arsitektur Multikultural di Masjid Angke

Jumat, 5 Agustus 2022 | 08:12 WIB

Sejarah Halal Bihalal

Jumat, 8 April 2022 | 07:11 WIB

Stasiun Pasar Senen, Penampilannya Semakin Keren

Minggu, 13 Februari 2022 | 18:56 WIB
X