Perubahan Tanpa Darah

- Senin, 18 April 2022 | 10:35 WIB
Foto reklame film di bioskop Rivoli, Senen, tahun 1950. Film Darah dan Doa produksi perdana Perfini 1950 (Cabe)
Foto reklame film di bioskop Rivoli, Senen, tahun 1950. Film Darah dan Doa produksi perdana Perfini 1950 (Cabe)

 

HALLO JAKARTA - Perubahan kekuasaan tahun 1966 dan 1998 berdarah. Dua perubahan ini bukan menyangkut rezim saja tapi juga sistem. Pergantian Presiden Abdurrahman Wahid dengan Megawati hanya pergantian Presiden.

Pergantian rezim dan sistem dalam sejarah terjadi empat kali: 1945-1950 pergantian sistem beberapa kali tapi tak ada rezim politik yang berkuasa.
1. 1950-1959 rezim parpol khususnya Masyumi-PNI. Sistem demokrasi parlementer.
2. 1959-1966 rezim Soekarno. Sistem demokrasi terpimpin. Dikenal sebagai Orla.
3. 1966-1998 rezim Soeharto. Sistem demokrasi Pancasila. Dikenal sebagai Orba.
4. 1998-sekarang rezim Reformasi yang bertumpu pada partai-partai Golkar, Demokrat, PDIP. Sistem demokrasi UUD 1945 yang diubah-ubah. Adapun rezim politik pada beberapa tahun terakhir berubah menjadi oligarki yang pada gilirannya menyingkirkan peran parpol. Dikenal sebagai Reformasi.

Kalau disimak, empirik ekonomi merupakan variabel penting yang menentukan pergantian rezim dan sistem. Orde Baru sempat 32 tahun berkuasa karena ekonomi tak dapat dikatakan buruk. Sedangjan Orde Lama hanya bertahan tujuh tahun. Ekonomi buruk, beras saja diganti bulgur.

Reformasi ekonomi tak sehat. Ada usul beras diganti pisang. Minyak goreng diganti asap (kukus).

Kalau dihitung dari perubahan UUD, maka reformation telah berusia 21 tahun, 2001-2022.

Tuntutan akan perubahan makin menguat yang disertai unjuk rasa hampir di seluruh Indonesia. Kita berdoa kalau pun terjadi perubahan tidak perlu mengulang pergantian Orla ke Orba dan Orba ke Reformasi yang diiringi darah. (Ridwan Saidi)

Editor: A Toha Almansur

Sumber: Catatan Babe

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masnah, Sang Maestro Gambang Kromong

Kamis, 30 Juni 2022 | 06:50 WIB

Dunia Melayu Abdul Khalik Gang Kelingkit

Kamis, 16 Juni 2022 | 06:16 WIB

Masjid Kebayuran dan Buya Hamka

Jumat, 10 Juni 2022 | 07:39 WIB

Manuver Partai Non KIB

Selasa, 7 Juni 2022 | 07:12 WIB

lndonesia Bersatu, Pas Berpeluang Pas Cocok

Senin, 6 Juni 2022 | 06:26 WIB

Aksi Massa Masa ke Masa, Pro Fahmi Idris

Kamis, 26 Mei 2022 | 07:34 WIB

Haji Jap A Siong

Jumat, 13 Mei 2022 | 07:54 WIB

Arya Ranamanggala ZION yang Syahbandar

Selasa, 10 Mei 2022 | 08:51 WIB

Syahbandar Sunda Kalapa Wa Item

Senin, 9 Mei 2022 | 08:19 WIB

Waterloo Daendels, Dimana shalat Ied?

Sabtu, 7 Mei 2022 | 09:16 WIB

Syekh Junaid Al Batawi, Ulama Betawi

Jumat, 6 Mei 2022 | 13:17 WIB

Likuran dan Taptu

Kamis, 5 Mei 2022 | 14:56 WIB

Dilema Indonesia Perihal Ukraina War

Sabtu, 23 April 2022 | 12:08 WIB

Demo 21 April 2022: Bertemu Gelombang

Jumat, 22 April 2022 | 13:10 WIB

Arkeologi: Bang Puasa Menunggu digantung

Kamis, 21 April 2022 | 07:50 WIB

Perubahan Tanpa Darah

Senin, 18 April 2022 | 10:35 WIB
X