Waterloo Daendels, Dimana shalat Ied?

- Sabtu, 7 Mei 2022 | 09:16 WIB
Lithorafi Waterloo, sekarang lapangan Banteng. Di latar belakang tampak gedung-gedung yang jadi Kemenkeu sekarang (Cabe )
Lithorafi Waterloo, sekarang lapangan Banteng. Di latar belakang tampak gedung-gedung yang jadi Kemenkeu sekarang (Cabe )

HALLO JAKARTA - Lithografi Waterloo, sekarang lapangan Banteng. Di latar belakang tampak gedung-gedung yang jadi Kemenkeu sekarang

Melihat begitu banyaknya gedung-gedung yang dibangun Daendels di Jakarta dan Surabaya, juga pembangunan jalan Anyer-Panarukan maka menjadi mustahil klaim Belanda bahwa era Daendels 1808-1811, cuma tiga tahun. KA cepat saja sudah tiga tahun tak kunjung wujud.

Merujuk pada uang logam yang dikeluarkan Nederlands Batav pemerintahan Daendels yang berlaku sampai 1826, maka menjadi sulit kita mempercayai sumber-sumber Belanda untuk sejarah.

Sembayang Idul Fitri dan Idul Adha di lapangan Banteng baru tahun 1952. Sebelumnya di lapangan Gambir. Menurut keterangan Prawoto Mangkusasmito, pernah Wakil Perdana Menteri, kepada saya shalat Ied di lapangan di Jakarta bermula 1929 di Gambir. Karena baru, banyak yang menonton. Ketika sembayang hujan turun. Kok saya heran saudara, kata pak Prawoto, yang menonton pada tertawa.

Daendels gunakan Waterloo untuk defile, lihat lithografi di atas. Di zaman Nederlands Indie Belanda bermula 1826, mereka bikin monumen singa di tengah lapangan. Penduduk sebut lapangan Singa.
Zaman merdeka jadi lapangan Banteng. Lapangan ini menjadi ajang olah raga. Baru 1952 tempat sembayang Ied sampai tahun 1962. Pada tahun itu Bung Katno bikin patung pembebasan Irian Barat.

Pada tahun 1971, 1977, 1982 lapangan Banteng untuk ajang kampanye pemilu. Pada 18 Maret 1982 giliran kampanye Golkar. Panggung kampanye mereka hangus dibakar pengunjung.

Errata: Foto dalam CABE 6/5/2022 Syekh Sulaiman Arrasuli. Terima kasih. (Ridwan Saidi)

Editor: A Toha Almansur

Sumber: Catatan Babe

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masnah, Sang Maestro Gambang Kromong

Kamis, 30 Juni 2022 | 06:50 WIB

Dunia Melayu Abdul Khalik Gang Kelingkit

Kamis, 16 Juni 2022 | 06:16 WIB

Masjid Kebayuran dan Buya Hamka

Jumat, 10 Juni 2022 | 07:39 WIB

Manuver Partai Non KIB

Selasa, 7 Juni 2022 | 07:12 WIB

lndonesia Bersatu, Pas Berpeluang Pas Cocok

Senin, 6 Juni 2022 | 06:26 WIB

Aksi Massa Masa ke Masa, Pro Fahmi Idris

Kamis, 26 Mei 2022 | 07:34 WIB

Haji Jap A Siong

Jumat, 13 Mei 2022 | 07:54 WIB

Arya Ranamanggala ZION yang Syahbandar

Selasa, 10 Mei 2022 | 08:51 WIB

Syahbandar Sunda Kalapa Wa Item

Senin, 9 Mei 2022 | 08:19 WIB

Waterloo Daendels, Dimana shalat Ied?

Sabtu, 7 Mei 2022 | 09:16 WIB

Syekh Junaid Al Batawi, Ulama Betawi

Jumat, 6 Mei 2022 | 13:17 WIB

Likuran dan Taptu

Kamis, 5 Mei 2022 | 14:56 WIB

Dilema Indonesia Perihal Ukraina War

Sabtu, 23 April 2022 | 12:08 WIB

Demo 21 April 2022: Bertemu Gelombang

Jumat, 22 April 2022 | 13:10 WIB

Arkeologi: Bang Puasa Menunggu digantung

Kamis, 21 April 2022 | 07:50 WIB

Perubahan Tanpa Darah

Senin, 18 April 2022 | 10:35 WIB
X