Syahbandar Sunda Kalapa Wa Item

- Senin, 9 Mei 2022 | 08:19 WIB
British Lithografi kiri-kanan Penjaja, istri Portugis Wa Item, dan Wa Item) (Cabe)
British Lithografi kiri-kanan Penjaja, istri Portugis Wa Item, dan Wa Item) (Cabe)

HALLO JAKARTA - Wa Item orang Roa Malaka. Nama aslinya Muhamad Kasim. Istrinya tiga dari antero bangsa: Melayu Betawi, China, dan Portugis. Diketahui dari istri Portugis saja ia dapat keturunan dua anak 1 laki-laki dan 1 perempuan.

Ia menguasai banyak bahasa. Dan dia pendiri silat aliran syahbandar.

Item dalam bahasa Betawi artinya jago.

Selaku Syahbandar Sunda Kalapa nama Wa Item naik daun pada tahun 1518 ketika ia bersama Mundari patih Majakatera dan Samyan, kepercayaan prabu Siliwangi sebagai avalis, ke Malaka jumpa Laksmana Portugis d'Albuquerqe untuk mengundang investasi Portugis membangun labuhan Kalapa II karena labuhan Kalapa I Kali Adem diterjang rob.
Perundingan berjalan sebanyak 3x pertemuan dalam 3 tahun dan pada 21 Agustus 1521 perjanjian ditéken oleh para pihak termasuk Wa Item dan Mundari.

Pada tahun 1522-1540 pembangunan Sunda Kalapa berproses meliputi daerah Pasar Ikan dan Kota Inten.

Suatu pembodohan publik kalau pemda DKI Jakarta dari masa ke masa klaim 1527 sebagai tahun kelahiran Jakarta. Mungut dari mana 'ni tahun? Jakarta dalam proses pembangunan 'tu jaman Oom.

Memang setelah pembangunan rampung pada tahun 1540 ada orang nama Pate Hila dan teman-temannya membakar Pasar Pisang, tapi mereka ditumpas Wa Item dan pasukannya zonder pardon, tanpa ampun. Dalam luka Pate Hila lari ke Cirebon lalu tewas (re: Babad Tjirebon).

Di hari tua pasca tugas Wa Item melatih silat di Wanayasa, Purwakarta. Perguruan silat yang didirikannya masih berfungsi hingga sekarang.
Golok mas dan sarungnya juga mas milik Wa Item ia serahkan pada sahabatnya Prabu Geusan Ulun, Sumedang. Golok dan sarungnya itu kini di museum Sumedang. (Ridwan Saidi)

Editor: A Toha Almansur

Sumber: Catatan Babe

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mat B atau Ahmad Bey Sosok Jagoan dari Senen

Minggu, 14 Agustus 2022 | 06:50 WIB

Masnah, Sang Maestro Gambang Kromong

Kamis, 30 Juni 2022 | 06:50 WIB

Dunia Melayu Abdul Khalik Gang Kelingkit

Kamis, 16 Juni 2022 | 06:16 WIB

Masjid Kebayuran dan Buya Hamka

Jumat, 10 Juni 2022 | 07:39 WIB

Manuver Partai Non KIB

Selasa, 7 Juni 2022 | 07:12 WIB

lndonesia Bersatu, Pas Berpeluang Pas Cocok

Senin, 6 Juni 2022 | 06:26 WIB

Aksi Massa Masa ke Masa, Pro Fahmi Idris

Kamis, 26 Mei 2022 | 07:34 WIB

Haji Jap A Siong

Jumat, 13 Mei 2022 | 07:54 WIB

Arya Ranamanggala ZION yang Syahbandar

Selasa, 10 Mei 2022 | 08:51 WIB

Syahbandar Sunda Kalapa Wa Item

Senin, 9 Mei 2022 | 08:19 WIB

Waterloo Daendels, Dimana shalat Ied?

Sabtu, 7 Mei 2022 | 09:16 WIB

Syekh Junaid Al Batawi, Ulama Betawi

Jumat, 6 Mei 2022 | 13:17 WIB

Likuran dan Taptu

Kamis, 5 Mei 2022 | 14:56 WIB

Dilema Indonesia Perihal Ukraina War

Sabtu, 23 April 2022 | 12:08 WIB

Demo 21 April 2022: Bertemu Gelombang

Jumat, 22 April 2022 | 13:10 WIB

Arkeologi: Bang Puasa Menunggu digantung

Kamis, 21 April 2022 | 07:50 WIB
X