Manajemen PHE OSES Gelar Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat Bersama KOPASKA TNI AL

- Jumat, 17 Juni 2022 | 22:17 WIB
Prajurit KOPASKA TNI AL sedang melakukan simulasi pembebasan sandera pada fasilitas operasi PHE OSES. (Pemkab Kepulauan Seribu)
Prajurit KOPASKA TNI AL sedang melakukan simulasi pembebasan sandera pada fasilitas operasi PHE OSES. (Pemkab Kepulauan Seribu)

HALLO JAKARTA - MANAJEMEN PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatera (PHE OSES) yang merupakan bagian dari Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina, terus meningkatkan sistem keamanan fasilitas operasinya.

Langkah tersebut antara lain dilakukan Manajemen PHE OSES bekerja sama dengan Komando Pasukan Katak (KOPASKA) TNI Angkatan Laut, menggelar latihan Penanggulangan Kondisi Darurat di kawasan Pulau Pabelokan, Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

General Manager PHE OSES Antonius Dwi Arinto mengatakan, latihan tersebut berupa simulasi pembebasan sandera di Barge Cosl 222, untuk meningkatkan sinergi antar-instansi negara dan sebagai upaya berkelanjutan pengamanan fasilitas produksi PHE OSES selaku obyek vital nasional (obvitnas).

“Harapannya, kompetensi yang dimiliki KOPASKA TNI AL dapat mendukung PHE OSES melakukan upaya preventif program keselamatan lingkungan selama operasional berlangsung," papar General Manager PHE OSES Antonius Dwi Arinto, Kamis (16/06), dikutip dari situs resmi Pemkab Kepulauan Seribu.

Kesempatan kerja sama dengan KOPASKA TNI AL seperti sekarang, menurut General Manager PHE OSES Antonius Dwi Arinto, juga dimanfaatkan untuk menguji kehandalan protokol Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD).

Selama ini protokol PKD yang dijalankan Manajemen PHE OSES adalah Manajemen Penanggulangan Keadaan Krisis dan Darurat (Emergency Response Crisis Management, ERCM). Protokol tersebut turut melibatkan personil terlatih dan tim manajemen yang kompeten untuk melakukan koordinasi penanganan darurat yang terjadi di wilayah operasi PHE OSES.

“Latihan bersama ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kehandalan personil PHE OSES dalam menghadapi eskalasi gangguan keamanan yang dapat menghambat capaian target produksi migas," terang General Manager PHE OSES Antonius Dwi Arinto.

Simulasi didukung penggunaan berbagai alutsista (alat utama sistem senjata) canggih milik TNI AL. Selain itu, sebanyak 240 personil KOPASKA dan tim pendukung TNI AL lainnya terlibat dalam latihan pembebasan sandera yang berlangsung selama 5 hari sejak 12 Juni 2022 lalu.

Salah satu fasilitas operasi PHE OSES yang berada di gugus Kepulauan Seribu, yaitu Pulau Pabelokan, digunakan sebagai pangkalan bagi pasukan KOPASKA sebelum melakukan simulasi penyerbuan pembebasan sandera di Barge Cosl 222 pada 14 Juni 2022 pagi.

“Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk mengaplikasikan hal teknis dan taktis secara langsung di lapangan," kata Wakil Komandan Pusat KOPASKA TNI AL Kolonel Laut (P) Baroyo EB, MM, CRMP, usai dilakukannya simulasi.

Halaman:

Editor: Achmad Marzoeki

Sumber: Pemkab Kepulauan Seribu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X