DPP SKPPHI Resmi Laporkan Holywings ke Polda Metrojaya Terkait Penistaan Agama

- Senin, 27 Juni 2022 | 23:48 WIB
DPP SKPPHI melaporkan Holywings ke Polda Metro Jaya. (DPP SKPPHI)
DPP SKPPHI melaporkan Holywings ke Polda Metro Jaya. (DPP SKPPHI)

HALLO JAKARTA - KEGIATAN promosi yang dilakukan Holywings dengan melakukan promo minuman yang menyatakan yang punya nama Muhammad dan Maria dikasih minuman keras Gordon's Dry Gin For Man (Bagi yang bernama Muhammad), dan Gordon's Pink For Women (Bagi yang bernama Maria) secara gratis.

Hal tersebut membuat jajaran pengurus DPP SKPPHI (Dewan Pimpinan Pusat Studi Kebijakan Publik Penegakan Hukum Indonesia) geram, angkat bicara dan melaporkan langsung Holywings ke Polda Metrojaya, Jakarta Pusat pada Senin, 27 Juni 2022.

Ketua Umum DPP SKPPHI Ryanto Sirait, SH, MH menyatakan bahwa yang dilakukan Holywings merupakan suatu penistaan agama

"Kami melaporkan Holywings terkait promo yang dilakukannya, ini merupakan penistaan agama. Kami berharap agar pihak kepolisian mengusut tuntas hal ini," ungkap Ryanto Sirait.

Waketum DPP SKPPHI Yoko Malau, SH, MH mengungkapkan agar jangan hanya karyawan yang ditangkap dan cabut ijin dari Holywings.

"Kami meminta terkait kasus ini jangan hanya karyawan saja yang diperiksa, manajemen dan pemilik juga harus bertanggung jawab. Karena ini sudah bikin gaduh, kami juga meminta agar ijin dari Holywings dicabut sebagai pelajaran baginya," ungkap Yoko Malau.

Sementara itu Sekjen DPP SKPPHI Megy Aidillova, ST menambahkan ini sangat menyakiti kami sebagai pemeluk agama.

"Kami mewakili masyarakat menyampaikan keberatan dan tersakiti atas promo Holywings tersebut. Sebagai bangsa yang beragama, yang tertuang di Pancasila Sila I, Ketuhanan Yang Maha Esa, maka apa yang dilakukan Holywings sangat bertentangan. Kami harap kepada semua pemilik hiburan agar dapat mengambil pelajaran akan kejadian tersebut, dan jangan sampai terjadi lagi hal yang sama," tambah Megy Aidillova.

Secara Terpisah Ketua DPP SKPPHI Bidang Humas Fandra Arisandi Andika Putra, SH, SHEL, menjelaskan sedikit tentang Hukum Penistaan Agama.

"Hukum penistaan agama adalah hukum yang melarang penistaan agama, yaitu sikap tidak sopan atau penghinaan terhadap tokoh-tokoh suci, kelompok agama, benda suci, adat, atau kepercayaan. Hukum penistaan agama adalah Salah satu hukum ujaran kebencian tertua yang masih bertahan sampai sekarang. Ada beberapa pasal yang disangkakan dalam penistaan agama, antara lain Pasal 14 ayat 1, dan ayat 2 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 dan juga Pasal 156 atau pasal 156A KUHP, kemudian Pasal 28 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016, yaitu perubahan atas UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik," papar Fandra Arisandi Andika Putra.

Halaman:

Editor: Achmad Marzoeki

Sumber: Liputan langsung narasumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal Kajian Sunah Kamis 11 Agustus di Jakarta

Kamis, 11 Agustus 2022 | 08:50 WIB

Ustad Andri Muharam Bulan Mulia, Bukan Bulan Sial

Senin, 8 Agustus 2022 | 21:03 WIB

Jadwal Kajian Sunah Senin 8 Agustus di Jakarta

Senin, 8 Agustus 2022 | 09:03 WIB
X