Aw Siew Peng - Fifi Young, Artis Tahun 50-an yang Sangat Menjiwai 'Ruh" Melayu,

- Jumat, 1 Juli 2022 | 07:35 WIB
Aw Siew Peng penyanyi Melayu Singapura dan Malaya 1950-an (Cabe)
Aw Siew Peng penyanyi Melayu Singapura dan Malaya 1950-an (Cabe)

HALLO JAKARTA - Saya percaya genealogi berpengaruh dalam vocal presentation dan pronounciation orang. Tapi jika mendengar Aw Siew Peng bernyanyi lagu P. Ramlee 1951 berjudul 'Apabila Kau Tersenyum', dari segi vocal prima Melayu. Dalam record tahun 1951 itu Peng memang alami kesulitan dalam mengucapkan kata membumbung dan mendorong. Tapi çéngkok dan sikke (gelombang), Peng Malay sejati.

Fifi Jong (baca Yong) memulai karir sebagai bintang film tahun 1950-an. Ia seorang pemain watak. Tetapi ketika sutradara libatkan dia di dalam film-film tema Betawi maka muncul aslinya Fifi Young (ejaan nama diInggriskan, tapi membacanya tetap Yong).

Fifi sangat prima dalam berbicara dengan logat Betawi Tengah. Orang Betawi bilang lidahnya lémés, lembut dan melodiousness, kalau lagi omong Betawi. Fifi lahir dan besar di Gg Kumendan, Mangga Besar.

Dua contoh di atas membuktikan peradaban lebih mendekatkan hubungan antar ras daripada penataran tatap muka apalagi dengan nge-zoom.

Apa pun konten bicara Lieus Sungkharisma orang mau saja mendengarkannya karena Lius gunakan logat Betawi Glodok. Dengan vocal presentation Lieus tak disadari orang jadi akrab. Glodok bebatuan bukit Tambora.

Seorang penyanyi Melayu Singapura Anna Salleh (double l) yang lagi beken berkata, Lagu Melayu itu keroncong yang asalnya dari Portugis. Pihak Portugis tak pernah klaim. Lagi pula Anna hanya bicara soal beat. Kalau soal beat, Besame Mucho pun dapat dilagukan dengan keroncong. Tapi banyak Lagu Melayu yang tak dapat dikroncongkan. Lagu dari kenegerian mana pun ada "ruh" yang harus dijiwai. "Ruh" Lagu Melayu hymn (tanpa e) artinya ratapan.

Saya kagum dengan Aw Siew Peng dan Fifi Young yang mendalami "ruh" Melayu. (Ridwan Saidi/Catatan Babe)

Editor: A Toha Almansur

Sumber: Catatan Babe

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Isa Anshori Masyumi dan DN Aidit PKI Semeja Makan, Lho?

Minggu, 25 September 2022 | 07:56 WIB

Club Motor Ismail Marzuki (Betawi Berprestasi I)

Jumat, 23 September 2022 | 06:06 WIB

Come September, Bulan Yang Dinanti

Senin, 19 September 2022 | 06:32 WIB

Mat B atau Ahmad Bey Sosok Jagoan dari Senen

Minggu, 14 Agustus 2022 | 06:50 WIB

Masnah, Sang Maestro Gambang Kromong

Kamis, 30 Juni 2022 | 06:50 WIB

Dunia Melayu Abdul Khalik Gang Kelingkit

Kamis, 16 Juni 2022 | 06:16 WIB

Masjid Kebayuran dan Buya Hamka

Jumat, 10 Juni 2022 | 07:39 WIB

Manuver Partai Non KIB

Selasa, 7 Juni 2022 | 07:12 WIB

lndonesia Bersatu, Pas Berpeluang Pas Cocok

Senin, 6 Juni 2022 | 06:26 WIB

Aksi Massa Masa ke Masa, Pro Fahmi Idris

Kamis, 26 Mei 2022 | 07:34 WIB

Haji Jap A Siong

Jumat, 13 Mei 2022 | 07:54 WIB

Arya Ranamanggala ZION yang Syahbandar

Selasa, 10 Mei 2022 | 08:51 WIB

Syahbandar Sunda Kalapa Wa Item

Senin, 9 Mei 2022 | 08:19 WIB
X