Wagub DKI dan MUI Ingatkan Soal Perilaku Negatif di "Citayam Fashion Week"

- Rabu, 27 Juli 2022 | 06:56 WIB
 Citayam Fashion Week (pic/pmjnews.com)
Citayam Fashion Week (pic/pmjnews.com)

HALO JAKARTA. Wakil Gubernur DKI Jakarta dan MUI ingatkan masyarakat untuk mewaspadai pengaruh dari perilaku penyimpangan orientasi seksual berupa lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di Citayam Fashion Week (CFW). Hal ini penting dilakukan agar jangan menjadi masalah bersama di kemudian hari.

"Yang harus hati-hati itu soal LGBT. Dari kementerian sudah menyampaikan, Kementerian Perempuan dan Anak sudah menyampaikan harus hati-hati," kata Riza di Gedung DPRD DKI kemarin. Menurut Riza banyak ditemukan remaja pria dengan bergaya wanita yakni berdandan dan menggunakan pakaian wanita serta berlenggak-lenggok di penyeberangan jalan. “Jangan sampai ini menjadi masalah bersama di kemudian hari," ucapnya.

Baca Juga: Ini Saran dari Ditlantas Polda Metro Jaya Terkait Citayam Fashion Week

Riza juga mengharapkan peran serta semua pihak untuk mendidik dan membimbing mereka. "Bagaimanapun anak-anak kita butuh berekspresi butuh eksistensi diri, kami jaga kami didik. Para artis, selebgram bantu anak-anak jangan semua harus pemerintah, swasta juga bantu dibimbing," katanya.

Hal senada dikatakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas. Ia menyesalkan adanya perilaku menjurus promosi ide dan gerakan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di ajang Citayam Fashion Week (CFW). Namun Anwar Abbas tidak menampik fenomena CFW juga tidak melulu negatif.

Abbas juga mengimbau orang tua mengevaluasi diri sendiri dalam cara pengendalian perilaku negatif remaja peserta CFW seperti laki-laki berdandan seperti wanita dan lainnya. "Karena apa yang mereka lakukan tersebut jelas tidak terlepas kaitannya dengan apa yang telah kita perbuat dan kita (orang tua) lakukan terhadap mereka," kata Abbas.

Untuk itu Abbas mendukung adanya tindakan segera terhadap praktik-praktik tidak terpuji dan bertentangan dengan ajaran agama dan falsafah bangsa di ranah publik di CFW. "Kalau yang positif tentu kita dukung tapi kalau yang negatif, tentu harus kita stop dan hentikan. Kami meminta pemerintah agar dalam hal ini (perilaku menjurus promosi LGBT di CFW) harus bertindak tegas untuk mencegah dan melarangnya," pungkas Abbas.***

Editor: Nurul Huda

Sumber: antaranews

Tags

Terkini

Jadwal Kajian Sunah Kamis 11 Agustus di Jakarta

Kamis, 11 Agustus 2022 | 08:50 WIB

Ustad Andri Muharam Bulan Mulia, Bukan Bulan Sial

Senin, 8 Agustus 2022 | 21:03 WIB

Jadwal Kajian Sunah Senin 8 Agustus di Jakarta

Senin, 8 Agustus 2022 | 09:03 WIB
X