Kajian Sunah Jakarta Selatan, Ada Kajian Mengenal Manhaj Salaf

- Senin, 19 September 2022 | 09:38 WIB
Kajian kitab Mulia Dengan Manhaj Salaf (Zul)
Kajian kitab Mulia Dengan Manhaj Salaf (Zul)

 

HALLO JAKARTA –  Di kalangan ahli sunnah Manhaj Salaf umumnya sudah banyak yang memahami artinya. Manhaj sendiri berarti sebagai jalan yang terang, sementara "Salaf" bermakna orang-orang yang sudah mendahuluimu.

Salaf juga bisa diartikan sebagai imam dan sahabat Rasulullah SAW. Jadi, manhaj salaf bisa diartikan sebagai jalan yang terang sesuai kaidah agama berdasarkan pemahaman para sahabat Rasulullah SAW.

Kajian sunah tentang kitab Mulia Dengan Manhaj Salaf ini akan dibawakan oleh ustadz Idrus Yusuf, MA Hafizhahullah  di Masjid Darussalam, PD Pasar Jaya Kebayoran Lama, Lantai: 2, Jakarta Selatan. Selain itu, juga ada kajian sunah di Masjid Al Bakrie, yang merupakan kajian rutin setiap Hari Senin Ba'da Zuhur dan untuk hari ini akan hadir  Ustadz Yudi Kurnia Lc, dengan pembahasan : Syarah Kitab Tauhid Syeikh Muhammad Attami.

Oh ya, pastikan anda membawa buku dan pulpen untuk mencatat kajian. Para ulama mengatakan ada beberapa adab majelis ilmu yang mungkin sudah kita lupakan dan lalaikan, yaitu berusaha mencatat ilmu tersebut.

Seringnya kita datang ke majelis ilmu dengan niat yang kurang ikhlas, datang ke majelis ilmu hanya sekedar mendengarkan sambil santai-santai, itupun tidak serius, ada yang sambil bermain HP, ada yang sambil bersandar di posisi paling belakang dan adab yang tidak selayaknya ada di majelis ilmu yang mulia serta di doakan oleh para malaikat. Bahkan ada yang niatnya kurang baik yaitu majelis ilmu dengan tujuan utama ngumpul-ngumpul, kopdar, ingin ketemu ustadnya atau tujuannya berdagang saja.   

Rosulullah SAW bersada “Ikatlah ilmu dengan dengan menulisnya.” Bahkan beliau memerintahkan sebagian sahabatnya agar menulis ilmu. Salah satunya adalah Abdullah bin ‘Amru. Beliau bersabda kepadanya: “Tulislah. Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya. Tidaklah keluar darinya melainkan kebenaran.

Imam Asy Syafi’i rahimahullah berkata, ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat. Termasuk kebodohan kalau engkau memburu kijang. Setelah itu kamu tinggalkan terlepas begitu saja.

Berikut jadwal kajan sunah yang diterima redaksi hallojakarta sbb.:

Halaman:

Editor: Zulfikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kampung Gembira Gembrong Sudah Rampung 100 Persen

Senin, 3 Oktober 2022 | 17:37 WIB
X