Lauk Penggugah Selera: Kerupuk Wortel Giesa, Produk UMKM Asli Sukabumi

- Selasa, 24 Januari 2023 | 21:56 WIB
Lauk penggugah selera: Kerupuk Wortel Giesa, produk UMKM Sukabumi. (Istimewa)
Lauk penggugah selera: Kerupuk Wortel Giesa, produk UMKM Sukabumi. (Istimewa)

HALLO JAKARTA - MAKANAN yang bisa mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi tubuh, terlebih rasanya lezat, merupakan produk yang bakal laris di pasaran. Kriteria selanjutnya sederhana, bisa menjadi lauk penggugah selera buat makan nasi, juga nikmat untuk dijadikan kudapan atau camilan.

Kebutuhan akan mendorong munculnya kreativitas dalam bidang usaha apapun, termasuk di bidang kuliner. Demikian juga dengan kebutuhan makanan pendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi tubuh, bisa menjadi lauk penggugah selera dan menjadi kudapan atau camilan yang lezat.

Produk makanan yang bisa memenuhi kriteria tersebut adalah makanan dalam bentuk kerupuk yang krispi atau renyah. Selama ini mungkin kerupuk sudah biasa kita temui sebagai makanan pelengkap hidangan saat kita makan siang, makan malam, atau sarapan pagi. Namun belum menilainya sebagai lauk penggugah selera, apalagi pendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi tubuh.

Padahal pada setiap warung makan, entah warung bakso, warung soto, atau warteg, kerupuk merupakan makanan pelengkap wajib yang harus tersedia di meja. Sehingga diakui atau tidak sudah menjadi penambah selera kalau belum bisa disebut penggugah selera makan. Tinggal dari bahan apa kerupuk itu dibuatnya?

Potensi kebutuhan kerupuk di hampir semua warung makan inilah yang kemudian mendorong Yunita Sri Rahayu (40 th), perempuan asal Sukabumi, Jawa Barat, membuat kreasi kerupuk dengan bahan dasar dari wortel, yang kemudian disebut dengan kerupuk wortel.

Usaha kreatif yang bernilai gizi tinggi kemudian oleh Yunita Sri Rahayu dijadikan produk UMKM yang dikelolanya dan diberi merek Giesa, masyarakat menyebutnya Kerupuk Wortel Giesa.

Usaha Kerupuk Wortel Giesa ditekuni Yunita Sri Rahayu sejak 2018, ketika kondisi ekonomi rumah tangganya sedang menurun. Proses kreatif pun berjalan, hanya bermodal semangat untuk menghidupi dan membantu suami. Akhirnya proses kreatif membuat kerupuk wortel pun terwujud.

"Meskipun usaha ini adalah usaha rumahan, tapi yang namanya keinginan pasti ada sajalah. Inginnya sih menjadi usaha pabrikan yang besar. Yang penyebaran pemasarannya sampai luar kota," kata Yunita Sri Rahayu tentang UMKM Kerupuk Wortel Giesa yang dikelolanya.

Awalnya Kerupuk Wortel Giesa hanya dipasarkan di sekitar rumah sekaligus tempat usahanya, Jalan Kampung Nagrak Tengah RT 04/03 Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kini pemasarannya sudah merambah ke luar, seperti Kabupaten dan Kota Bogor, Bandung, bahkan ke provinsi lain DKI Jakarta, Banten, Jawa Timur, bahkan sampai Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Halaman:

Editor: Achmad Marzoeki

Sumber: Reportase Aris Munandar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lauk Penggugah Selera: Oseng Cumi Tempe Cabai Ijo

Senin, 9 Januari 2023 | 21:41 WIB

5 Rekomendasi Makanan yang Nikmat Disantap Saat Hujan

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 16:32 WIB

Apem Gula Merah, Mengundang Gairah

Kamis, 16 Juni 2022 | 18:54 WIB

Meniki Coffee D'angkringan, Sajikan Kopi Plus

Kamis, 3 Februari 2022 | 10:49 WIB
X